Besok, Jalur Protokol Kota Cirebon Dialihkan untuk Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota telah menyiapkan skema rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas secara besar-besaran untuk menyambut kirab budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan berlangsung pada Minggu (10/5/26).
Acara yang menghadirkan peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat ini diprediksi akan memadati kawasan inti Kota Udang. Mengantisipasi hal tersebut, petugas akan mulai melakukan sterilisasi jalur dua jam sebelum acara dimulai.
“Petugas akan mulai melakukan sterilisasi jalur pada pukul 16.00 WIB. Kirab budaya sendiri dijadwalkan mulai pukul 18.00 WIB atau selepas Magrib,” ujar Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto, Sabtu (9/5/2026).
Dijelaskannya, Kirab budaya akan mengambil titik start di depan Gedung BAT dan melintasi sejumlah jalan protokol, yakni: Jl. Pasuketan – Jl. Pekiringan – Jl. Petratean – Jl. Pulasaren – Jl. Aryodinoto dan Finish: Alun-alun Sangkalabuana Kasepuhan.
Bagi pengendara yang ingin menghindari kepadatan, AKP Hadi menjelaskan beberapa jalur alternatif yaitu, fari Karanggetas: Dialihkan ke Jl. Pandesan, Jl. Kebon Cai, Jl. Parujakan, dan Jl. Pekalipan. Akses Jl. Bahagia: Diarahkan melalui Jl. Kolektoran dan Jl. Kenduruan. Kawasan Simpang Petratean: Dialihkan ke arah Jl. Pekalipan Kutagara. Akses Jl. Merdeka: Diarahkan menuju Jl. Talang.
Pihak kepolisian juga telah menyiapkan kantong parkir bagi warga yang hendak menonton.
Di area start, parkir tersedia di pintu masuk Pelabuhan Cirebon, Cirebon Waterland, depan Bank Mandiri, dan depan Asko Pasuketan.
Sementara di area finish, warga dapat memarkirkan kendaraan di kawasan Lemahwungkuk dan Jl. Aryodinoto.
Sebanyak 80 personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal jalannya acara. Selain menjaga jalur kirab, 30 personel di antaranya disiagakan untuk melakukan patroli mobile.
“Patroli ini juga bertujuan mengantisipasi adanya potensi konvoi kendaraan usai pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta, agar tidak mengganggu ketertiban umum selama kirab berlangsung,” pungkas AKP Hadi.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. (Cepy)
